Social Items

Hentikan Kekerasan Kepada Anak Sekarang Juga!
Hai sahabat Guru Abata, selamat menjalankan aktivitas. Semoga hari ini menjadi hari yang baik untuk mengawali rutinitas keseharian kita. Sahabat, kali ini Guru Abata akan membagikan artikel mengenai kekerasan pada anak-anak dengan judul hentikan kekerasan kepada anak sekarang juga!

Artikel ini didedikasikan untuk para orang tua. Karena orang tua merupakan sosok pendidik yang berperan penting untuk pembentukan karakter anak dalam menyikapi kehidupan. Dari mereka seorang anak tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan berwawasan. Karena orang tua adalah sekolahnya anak-anak, khususnya seorang ibu.

Namun sayangnya, tidak semua orang tua mampu mendidik anak dengan baik sesuai yang diharapkan. Bahkan di lingkungan sekitar kita tidak jarang mendengar masalah-masalah tindak kekerasan yang melibatkan orang tua hingga berhadapan dengan aparat kepolisian dalam mengurus dan mendidik anak-anak.

Oleh sebab itu, Guru Abata ingin sedikit berbagi artikel yang berkenaan dengan hal tersebut memiliki tujuan agar kita semua dapat menyampaikan kebaikan bagi orang di sekeliling kita, menyadarkan orang yang harus disadarkan.

Jadi, walaupun sahabat Guru Abata bukan atau belum menjadi sosok orang tua, tapi sekiranya dapat mengetahui dan menyampaikannya kepada orang lain di sekitar kita agar melakukan yang benar dalam menghadapi anak.

Anak merupakan karunia Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa yang diberikan kepada orang tua sebagai amanah untuk dididik dan dibesarkan dalam segala kebaikan guna menjadi pribadi yang baik pula. Anak terlahir di dunia dalam keadaan lemah dan tidak mengetahui hal apapun. Hanya dari orang tua anak dapat memulai memahami sesuatu dalam hidupnya.

Oleh sebab itu, orang tua-lah yang bertugas untuk mendidik dan mengajarkan anak berkenaan dengan hal-hal yang dapat membuatnya menjadi orang baik dan berguna bagi orang lain.

Akan tetapi terkadang banyak orang tua yang belum memahami betul tentang bagaimana cara mendidik anak meskipun telah memiliki banyak anak. Sehingga sering kali dalam mendidik anaknya, mereka menerapkan cara yang tidak layak bagi seorang anak yaitu dengan tindak kekerasan.

Padahal orang tua semacam itu tanpa sadar perlahan-lahan akan membentuk anak memiliki sifat-sifat yang buruk akibat dari penanaman tindak kekerasan tersebut.

Meskipun mungkin tujuan mereka sebenarnya ingin mengajarkan kebaikan dan memberi pelajaran bagi anaknya, namun caranya tersebut kurang baik. Anak malah akan mengalami trauma pada sesuatu dan bahkan bisa menjadi anak yang penakut dan sering merasa minder. Hal ini sangat berpengaruh pada pembentukan karakter anak itu sendiri.

Sebab, lambat laun seiring berjalannya waktu ia akan tumbuh semakin dewasa, bisa jadi ia akan menjadi anak yang suka membentak orang tuanya dan cenderung menjadi anak yang berkepribadian kasar, baik kepada orang tuanya juga kepada orang lain.

Mungkin banyak orang tua yang beranggapan bahwa mendidik anak dengan cara kekerasan akan membentuk anak yang patuh dan penurut.

Namun mendidik dengan penerapan kekerasan bukanlah cara yang terbaik. Tidak semua hal dalam mendidik anak dapat diselesaikan dengan cara bentakan dan tindak kekerasan. Masih banyak metode lain dalam mendidik anak yang dapat dilakukan orang tua ketika seorang anak melakukan hal yang tidak pantas atau tidak layak baginya.

Oleh sebab itu, setiap orang tua harusnya mengerti dan bisa bersikap bijak dalam memperlakukan anak dengan memberi mereka cara mendidik terbaik dan bijak. Jangan sampai melakukan tindakan yang ker4s dalam mendidiknya.

Apapun alasannya, ajarilah mereka dengan penuh kasih sayang dan berilah pemahaman kepada mereka dengan kelembutan. Karena sesungguhnya pendidikan yang paling baik adalah dengan cara pemberian uswah, yaitu memberi mereka teladan yang baik dalam bersikap dan bertindak.

Anak adalah cerminan dari orang tuanya sendiri. Anak yang cenderung berbuat jelek bisa jadi karena orang tuanya mencontohkan hal-hal yang jelek. Atau bisa juga karena orang tuanya mendidik dengan cara yang kurang baik sehingga berdampak pada pembentukan karakter anak tersebut.

Sehingga sudah sepatutnya orang tua harus bisa menjadi suri tauladan bagi anak-anaknya. Karena seorang anak akan melihat dan mengikuti tingkah laku dan perbuatan yang dilakukan orang tuanya terlebih dahulu sebelum kepada orang lain.

Demikian pembahasan tentang hentikan kekerasan kepada anak ini Guru Abata sampaikan. Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran yang baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Barangkali ulasan di atas terdapat kekurangan, mungkin dari sahabat ada yang ingin menambahkan mengenai bagaimana cara yang paling tepat untuk mengentaskan kekerasan kepada anak yang dilakukan oleh orang tua.

Hentikan Kekerasan Kepada Anak Sekarang Juga!

Guru Abata
Hentikan Kekerasan Kepada Anak Sekarang Juga!
Hai sahabat Guru Abata, selamat menjalankan aktivitas. Semoga hari ini menjadi hari yang baik untuk mengawali rutinitas keseharian kita. Sahabat, kali ini Guru Abata akan membagikan artikel mengenai kekerasan pada anak-anak dengan judul hentikan kekerasan kepada anak sekarang juga!

Artikel ini didedikasikan untuk para orang tua. Karena orang tua merupakan sosok pendidik yang berperan penting untuk pembentukan karakter anak dalam menyikapi kehidupan. Dari mereka seorang anak tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan berwawasan. Karena orang tua adalah sekolahnya anak-anak, khususnya seorang ibu.

Namun sayangnya, tidak semua orang tua mampu mendidik anak dengan baik sesuai yang diharapkan. Bahkan di lingkungan sekitar kita tidak jarang mendengar masalah-masalah tindak kekerasan yang melibatkan orang tua hingga berhadapan dengan aparat kepolisian dalam mengurus dan mendidik anak-anak.

Oleh sebab itu, Guru Abata ingin sedikit berbagi artikel yang berkenaan dengan hal tersebut memiliki tujuan agar kita semua dapat menyampaikan kebaikan bagi orang di sekeliling kita, menyadarkan orang yang harus disadarkan.

Jadi, walaupun sahabat Guru Abata bukan atau belum menjadi sosok orang tua, tapi sekiranya dapat mengetahui dan menyampaikannya kepada orang lain di sekitar kita agar melakukan yang benar dalam menghadapi anak.

Anak merupakan karunia Allah Subhaanahu Wa Ta'aalaa yang diberikan kepada orang tua sebagai amanah untuk dididik dan dibesarkan dalam segala kebaikan guna menjadi pribadi yang baik pula. Anak terlahir di dunia dalam keadaan lemah dan tidak mengetahui hal apapun. Hanya dari orang tua anak dapat memulai memahami sesuatu dalam hidupnya.

Oleh sebab itu, orang tua-lah yang bertugas untuk mendidik dan mengajarkan anak berkenaan dengan hal-hal yang dapat membuatnya menjadi orang baik dan berguna bagi orang lain.

Akan tetapi terkadang banyak orang tua yang belum memahami betul tentang bagaimana cara mendidik anak meskipun telah memiliki banyak anak. Sehingga sering kali dalam mendidik anaknya, mereka menerapkan cara yang tidak layak bagi seorang anak yaitu dengan tindak kekerasan.

Padahal orang tua semacam itu tanpa sadar perlahan-lahan akan membentuk anak memiliki sifat-sifat yang buruk akibat dari penanaman tindak kekerasan tersebut.

Meskipun mungkin tujuan mereka sebenarnya ingin mengajarkan kebaikan dan memberi pelajaran bagi anaknya, namun caranya tersebut kurang baik. Anak malah akan mengalami trauma pada sesuatu dan bahkan bisa menjadi anak yang penakut dan sering merasa minder. Hal ini sangat berpengaruh pada pembentukan karakter anak itu sendiri.

Sebab, lambat laun seiring berjalannya waktu ia akan tumbuh semakin dewasa, bisa jadi ia akan menjadi anak yang suka membentak orang tuanya dan cenderung menjadi anak yang berkepribadian kasar, baik kepada orang tuanya juga kepada orang lain.

Mungkin banyak orang tua yang beranggapan bahwa mendidik anak dengan cara kekerasan akan membentuk anak yang patuh dan penurut.

Namun mendidik dengan penerapan kekerasan bukanlah cara yang terbaik. Tidak semua hal dalam mendidik anak dapat diselesaikan dengan cara bentakan dan tindak kekerasan. Masih banyak metode lain dalam mendidik anak yang dapat dilakukan orang tua ketika seorang anak melakukan hal yang tidak pantas atau tidak layak baginya.

Oleh sebab itu, setiap orang tua harusnya mengerti dan bisa bersikap bijak dalam memperlakukan anak dengan memberi mereka cara mendidik terbaik dan bijak. Jangan sampai melakukan tindakan yang ker4s dalam mendidiknya.

Apapun alasannya, ajarilah mereka dengan penuh kasih sayang dan berilah pemahaman kepada mereka dengan kelembutan. Karena sesungguhnya pendidikan yang paling baik adalah dengan cara pemberian uswah, yaitu memberi mereka teladan yang baik dalam bersikap dan bertindak.

Anak adalah cerminan dari orang tuanya sendiri. Anak yang cenderung berbuat jelek bisa jadi karena orang tuanya mencontohkan hal-hal yang jelek. Atau bisa juga karena orang tuanya mendidik dengan cara yang kurang baik sehingga berdampak pada pembentukan karakter anak tersebut.

Sehingga sudah sepatutnya orang tua harus bisa menjadi suri tauladan bagi anak-anaknya. Karena seorang anak akan melihat dan mengikuti tingkah laku dan perbuatan yang dilakukan orang tuanya terlebih dahulu sebelum kepada orang lain.

Demikian pembahasan tentang hentikan kekerasan kepada anak ini Guru Abata sampaikan. Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran yang baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Barangkali ulasan di atas terdapat kekurangan, mungkin dari sahabat ada yang ingin menambahkan mengenai bagaimana cara yang paling tepat untuk mengentaskan kekerasan kepada anak yang dilakukan oleh orang tua.

No comments

Komentar dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera muncul.
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang baik dan santun serta tidak spamming.